Sekjen Federasi Rumah Sakit Arab: Hindari “Lockdown” Kembali Dengan Tunduk Terhadap Tindakan Pencegahan

Sekjen Federasi Rumah Sakit Arab: Hindari “Lockdown” Kembali Dengan Tunduk Terhadap Tindakan Pencegahan

Sekretaris Jenderal Federasi Rumah Sakit Arab, Profesor Tawfiq Ahmed Khoja, mengingatkan masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan setelah terjadi peningkatan kasus Corona di Arab Saudi, di samping munculnya Omicron yang menyebar ke seluruh dunia.

Dia menyerukan agar masyarakat sekarang mentaaati tindakan pencegahan dengan semua metode yang lebih ketat dari sebelumnya.

Khoja mengatakan “Alhamdulillah, sebelumnya masyarakat telah mendapatkan pengalaman hebat dalam menghadapi pandemi, dan dengan rahmat Allah atas kebijakan kepemimpinan yang bijaksana dan kesadaran masyarakat, negara berhasil dalam membatasi pandemi.

Ini terbukti dengan dilonggarkannya pembatasan yang terkait dengan virus Corona dalam beberapa kegiatan; termasuk berbagai acara rekreasi, pembukaan kembali gym dan pusat olahraga, pencabutan beberapa pembatasan penerbangan internasional, setelah jumlah kasus berkurang.”

Dia menyampaikan bahwa dengan munculnya Omicron, penting bagi setia orang untuk melengkapi dosis vaksin dan dosis booster. Mernurutnya mutasi virus jenis ini mengkhawatirkan, ditunjukkan dengan persentasenya meningkat secara bertahap di banyak negara.

Menurutnya, meresponnya dengan pencegahan lebih baik daripada melawannya dengan pengobatan, terutama studi dan uji medis telah mengkonfirmasi keamanan vaksin juga berlaku untuk anak-anak. Khoja juga membantah info keliru bahwa Corona tidak mempengaruhi anak-anak, adalah tidak benar. “Bahkan, sudah menginfeksi anak-anak dan menyebar di antara mereka,| menurutnya.

Omicron yang dikategorikan jenis virus yang mengkhawatirkan, saat ini telah menyebar ke 115 negara di seluruh dunia, dan persentasenya meningkat secara bertahap, paparnya.

Di banyak negara vaksin Corona juga telah diberikan kepada anak-anak karena efektif dan aman, lebih dari 5 juta anak di seluruh dunia telah mendapatkannya dan tidak menunjukkan efek samping yang tidak diharapkan.

Khoja menekankan bahwa dosis booster wajib diambil untuk meningkatkan kekebalan, mencegah infeksi, terutama menghadapi virus varian baru, yang dapat mengurangi gejala parah jika terjadi infeksi, serta melindungi dari kasus hipnosis dan kematian.

Dia juga mengungkapkan bahwa Arab Saudi termasuk negara di peringkat atas di antara negara-negara teraman untuk bepergian dan memiliki sistem terbaik menangani pandemi sejak awal.

Saat ini lebih dari 49 dosis diberikan di Arab Saudi dan lebih dari 23 juta orang telah mendapat manfaat dari imunisasi tersebut.

Khoja menyarankan semua anggota masyarakat untuk memakai masker, terutama di tempat dan pertemuan tertutup, meskipun kecil.

Termasuk juga bagi penonton yang menghadiri pertandingan olah raga di stadion, tidak boleh mengabaikan mengenakan masker, karena stadion olahraga tidak dianggap sebagai stadion terbuka karena banyaknya jumlah penonton dan kurangnya penjarakan fisik.

Selain itu dia menyarankan masyarakat agar mendapatkan vaksinasi secepatnya, menjaga kebersihan tangan, tidak berjabat tangan, dan memberi ventilasi pada berbagai tempat yang cukup, dan tetap tunduk dan patuh, tidak melanggar protokol pencegahan.[]

Ditulis oleh: News Admin