Unta dan Laut Merah… Perjalanan Musiman Untuk Makanan dan Rekreasi

Unta dan Laut Merah… Perjalanan Musiman Untuk Makanan dan Rekreasi

Unta yang berpengalaman maju paling depan menuju ke pulau-pulau terdekat dari pantai, menyeberangi laut tanpa rasa takut atau ragu-ragu.

Pada waktu-waktu tertentu setiap tahun, “unta pantai” mempersiapkan perjalanan musim dingin yang menyenangkan di tengah perairan Laut Merah.

Tugas utama perjalanan ini adalah memanfaatkan bahan makanan berkualitas tinggi yang disediakan oleh hutan bakau yang menutupi sebagian besar pulau-pulau di Laut Merah.

Hassan Muhammad Al-Hilali, pemilik unta yang terkenal saat pergi ke pantai pada waktu-waktu seperti saat ini, menunjukkan bahwa makanan yang didapat unta dari daun pohon bakau, yang dikenal secara lokal sebagai “Syura”, biasanya diakhiri dengan istirahat dan bermalam.

Membersamai tinggal dengan kawanan unta di pulau-pulau tersebut menjadi bagian dari perjalanan rekreasi yang paling menarik sejak zaman dulu.

Dia menambahkan, “perjalanan biasanya dimulai pada pagi hari, ketika unta yang berpengalaman maju ke depan kelompoknya, kemudian mereka pergi ke pulau-pulau dekat pantai, menyeberangi air laut tanpa rasa takut atau ragu, jadi mereka menghabiskan sepanjang hari menikmati makan daun Syura dan mandi dengan air.”

Kemudian ketika malam tiba, mereka berkumpul di satu tempat untuk tidur di pulau terdekat sampai pagi berikutnya.

Keunggulan Unta Pantai
Ciri-ciri yang paling menonjol dari “unta pantai” yang hidup dekat pantai laut, Al-Hilali menegaskan bahwa mereka dibedakan dengan kualitas dan melimpahnya susu yang dimilikinya.

Selain juga kualitas dagingnya, terutama di saat pohon “syura” tersedia banyak, permintaan atas jenis unta ini sangat tinggi, karena merupakan salah satu unta yang termahal.

Patut dicatat bahwa pohon bakau mendapat perhatian besar dari otoritas yang bertanggung jawab atas lingkungan dan vegetasi, karena merupakan salah satu pohon yang meningkatkan ekosistem pada umumnya dan kelautan pada khususnya.

Pusat Nasional untuk Pengembangan Penghijauan dan Penanggulangan Desertifikasi mengungkapkan bahwa telah dilakukan penanaman lebih dari 14 juta pohon syura hingga akhir tahun 2020.

Program ini akan diteruskan dengan menanam sekitar 100 juta pohon selama beberapa tahun ke depan meliputi pantai Laut Merah dan Teluk Arab, sebagai bagian dari tujuan dari Visi 2030.

Manfaat Lingkungan
Mangrove “syura” memiliki manfaat lingkungan yang besar, yang paling penting adalah melindungi tanah pantai dari erosi, melindungi cairan dari badai dan menyimpan karbon biru yang mengurangi perubahan iklim, selain menyerap polutan dan zat beracun, menyediakan tempat berlindung bagi banyak burung, ikan dan hewan laut, serta menyediakan makanan bagi mereka.[]

Sumber: ARBN

Ditulis oleh: News Admin