Bagaimana Membuktikan Keluarga Al Saud dan Nabi Muhammad Adalah Kerabat

Bagaimana Membuktikan Keluarga Al Saud dan Nabi Muhammad Adalah Kerabat

Kita sering mendapatkan propaganda terhadap keluarga Al Saud di Arab Saudi bahwa mereka awalnya adalah orang Yahudi dari keturunan Nabi Ishak dan Nabi Musa, yang dengan licik masuk Islam untuk mengambil alih dua tempat suci Mekah dan Madinah.

Faktanya, orang-orang Yahudi adalah sepupu Muslim, tetapi dasar dari propaganda keji ini adalah untuk menghasut Muslim secara umum, bahwa mereka yang bahkan bukan orang Arab dan mereka yang bukan keluarga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, telah menguasai dua tempat suci mereka.

Namun, sejelas siang hari bolong bahwa keluarga Al-Saud dan Nabi Muhammad adalah memiliki kakek buyut yang sama Adnan, yang merupakan keturunan Nabi Ismail, putra Ibrahim dan Hajar.

Silsilah keluarga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah: Muhammad bin Abdullah bin Abdul-Mutallib bin Hasyim bin Abdulmanaf bin Qusay bin Kilab Murrah bin Kaab bin Fihr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Maad bin Adnan.

Sementara leluhur keluarga Al-Saud adalah Mani Bin Rabiah Al-Muraydi yang menetap di Diriyah pada tahun 1446–1447 bersama klannya. Al-Muraydi adalah anak keturunan suku Bani Hanifah. Hanifah bin Afsa bin Dumiyy bin Jadilah bin Anazah bin Asad bin Rabiah bin Nizar bin Maad bin Adnan.

Di sisi lain, mujadid abad ke-18, Syaikh Imam Muhammed bin Abdulwahab bin Sulaiman At-Tamimi, yang membantu Amir Muhammad bin Saud mendirikan Kerajaan berdasarkan syariat Islam, keturunan suku Tamim yang akhirnya bertemu dengan Bani Adnan.

Singkatnya, apakah itu keluarga Aal Saud yang berkuasa atau keluarga Al Syaikh yang religius di Arab Saudi, mereka adalah orang Arab murni dari keturunan Ismail putra Ibrahim.[]

Silsilah Al Su’ud

*) Diterjemahkan dari millichronicle

Ditulis oleh: News Admin