Suhu Udara di Beberapa Wilayah Arab Saudi Turun Hingga Minus di Bawah Nol

Suhu Udara di Beberapa Wilayah Arab Saudi Turun Hingga Minus di Bawah Nol

Arab Saudi menghadapi gelombang dingin dengan suhu anjlok hingga di bawah nol di beberapa wilayah utara Kerajaan dan Riyadh diperkirakan hingga minus 3 derajat Celcius selama akhir pekan ini.

Sistem peringatan dini Pusat Meteorologi Nasional (NCM) memperkirakan penurunan suhu beku akan berlanjut di utara Arab Saudi.

Dalam prakiraan cuaca hariannya, NCM pada hari Selasa (18/1) mengatakan bahwa suhu rendah akan terus berlanjut di sebagian besar wilayah, bersama dengan kabut dan awan hujan, disertai dengan angin permukaan yang berdebu, sehingga mengurangi jarak pandang di beberapa bagian Madinah, Riyadh dan Wailayh Timur.

Sementara itu kemungkinan badai petir disertai angin aktif tinggi di beberapa wilayah seperti Jazan, Assir, Al-Baha dan Makkah.

NCM menyatakan bahwa suhu terendah tercatat di provinsi Turaif sejak awal musim dingin tahun ini dengan minus 6 derajat, diikuti oleh Kegubernuran Al-Qurayyat minus 5, kemudian Arar tercatat minus 4 derajat.

Saat salju menyelimuti provinsi Turaif, orang-orang memberanikan diri untuk melihat selimut putih yang indah tersebar di dataran dan pegunungan yang luas, menikmati angin sepoi-sepoi dengan pakaian musim dingin yang tebal.

Farhan Al-Anzi, Direktur Pusat Meteorologi Nasional di wilayah Tabuk, mengatakan: “Kami mencatat suhu di bawah nol. Hujan salju di kegubernuran akan berlanjut pada hari Selasa.”

Al-Anzi mengingatkan warga di kawasan itu untuk waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Terletak di perbatasan utara, kota Turaif mengalami suhu terendah selama musim dingin di seluruh Kerajaan. Turaif pernah mencatatkan suhu terendah dari semua kota Saudi, hingga minus 12 derajat Celcius.

Kota-kota besar lainnya di Wilayah Utara, seperti Tabuk, Arar, Rafha dan Shaqraa, telah melihat merkuri turun di bawah nol dan merasakan hujan salju lebat.

Prakiraan untuk Riyadh akan terjadi penurunan hingga minus 3 derajat pada hari Kamis dan 1 derajat pada hari Jumat, setelah sebelumnya berada di 8 derajat pada hari Selasa.[]

Sumber ARBN

Ditulis oleh: News Admin